Skip to main content
cara beternak ayam joper

Cara Beternak Ayam Joper Untuk Pemula

AyamJoper.co.id – Cara beternak ayam joper pada dasarnya sama saja seperti beternak ayam kampung biasa. Berikut ini ada beberapa tips beternak Ayam Joper yang dapat menjadi referensi bagi Anda sebagai pemula untuk memulai usaha ternak ayam Joper.

1. Persiapan Kandang & Peralatannya

Langkah pertama yang harus anda persiapkan adalah kandang beserta peralatannya. Kenyamanan kandang sangat tergantung pada jumlah populasi suatu kandang, berikut ilustrasi yang dapat dijadikan patokan dalam membuat kandang ayam joper :

A. Ukuran kandang

  • Ayam berusia 1 – 6 hari = Jumlah populasi 60 ekor per m2 kandang
  • Ayam berusia 7 – 12 hari = Jumlah populasi 40 ekor per m2 kandang
  • Ayam berusia 13 – 30 hari = Jumlah populasi 20 ekor per m2 kandang
  • Ayam berusia 31 – hari = Jumlah populasi 9 ekor per m2 kandang

B. Lantai kandang

Untuk masa Breeding, gunakan alas sekam lalu dicampur dengan pasir untuk menyerap kotoran dan agar tidak bau. Bisa juga di bawah sendiri dikasih kertas koran. Untuk masa pembesaran dan masa finisher, pindahkan ke kandang yang lebih luas dan yang memiliki lantai kandang sekam + pasir yang lebih tebal

Usahakan untuk kandang menghadap ke timur atau kebarat, hal tersebut untuk membantu membuat sirkulasi udara di dalam kandang menjadi lancar. Setelah kandang siap, hal yang harus anda persiapkan adalah alat alat dalam kandang, seperti tempat pakan tempat minum dan pemanas.

C. Pemanas

Untuk DOC ayam dengan jumlah 100-300 ekor cukup menggunakan 3 lampu bohlam ukuran 100 watt, 1 bohlam per 100 ekor DOC. Untuk DOC ayam lebih dari itu lebih baik menggunakan pemanas gasolec, selain lebih bagus, biayanya juga lebih murah daripada menggunakan lampu bohlam

D. Tempat Pakan & Minum

Untuk tempat pakan, lebih baik menggunakan yang ukuran kecil, namun jumlahnya banyak, agar ayam bisa mendapatkan pakan secara merata dan tidak rebutan. Untuk tempat minum sama seperti tempat pakan, lebih baik menggunakan ukuran kecil namun jumlahnya banyak daripada yang besar namun jumlah terbatas

Untuk ayam yang masih kecil, tempat minum diberikan kerikil/batu kecil-kecil agar ayam hanya bisa mengambil minum, tanpa harus masuk ke dalam tempat minum. Karena jika ayam sering masuk ke tempat minum, ditakutkan terkena virus atau mungkin kedinginan, sehingga kemungkinan terburuk bisa menyebabkan kematian.

2. Pemilihan Bibit Yang Tepat

Persentase bibit menyumbang 40% kesuksesan beternak, Karena seahli apapun peternak, kalau bibit ayam joper yang diternak kurang bagus, bisa dipastikan akan ada kegagalan. Ada beberapa ciri ciri yang dapat menjadi patokan untuk bibit ayam joper apakah kualitasnya baik atau tidak. Bibit ayam joper yang baik pergerakannya lincah, mempunyai mata yang cerah, hidung tidak tersumbat, tubuh tegap, dan mempunyai bulu di sekujur tubuh ayam.

Untuk anda yang membutuhkan bibit ayam joper, bisa menghubungi ayamjoper.xyz, kami selalu berusaha untuk memberikan bibit yang terbaik untuk para peternak kami.

3. Pemilihan Pakan Ayam yang Baik

Yang sering ditanyakan oleh peternak pemula kepada kami adalah tentang pakan yang dibutuhkan Ayam Joper dan berapa banyak yang dibutuhkan. Dikarenakan ada beberapa fase dalam pertumbuhan ayam: fase starter, fase pembersaran, fase finisher. Setiap masa membutuhkan kebutuhan nutrisi/vitamin sendiri sendiri sehingga kebutuhan pakannya pun berbeda

Pada masa starter (ayam umur 0 – 30 hari) biasanya menggunakan pakan starter seperti BR 511. Untuk masa pembesaran atau masa grower (ayam usia 31 – 51 hari) bisa menggunakan pakan grower seperti BR 512, atupun bisa juga dipadukan dengan sumber protein lain seperti bekatul maupun jagung. Untuk kebutuhan pakan mulai dari umur 1-60 hari, per 100 ekor ayam joper membutuhkan 2 kuintal / 4 karung pakan.

4. Perlakuan DOC Pada Saat Pertama Kali Datang

Setelah kandang dan pakan siap, dan sudah ada jadwal DOC pesanan anda dikirim, maka anda harus bersiap siap. Yang paling penting adalah mengecek apakah pemanas, tempat pakan dan minum sudah siap?, Kalau sudah siap berarti kandang siap di isi doc.

Sebelum DOC datang anda harus menyiapkan air gula merah, air gula ini nanti akan diberikan kepada ayam pertama kali setelah ayam melalui perjalanan yang jauh.

Tujuan dari pemberian air adalah untuk memulihkan tenaga ayam. Pemberian air gula ini cukup sekali saja, setelah 1/2 – 1 jam setelah itu baru di berikan pakan dan minumnya.

5. Masa Breeding

Masa breeding adalah fase ayam umur 1-10 harian. Pada fase ini ayam harus “dimanjakan” karena sangat mempengaruhi fase selanjutnya. Jika penanganan ayam di masa ini salah, maka gampang terjadi kematian atau kalau ndak gitu pertumbuhan ayam di fase selanjutnya sangat lambat.

Pada masa ini yang paling urgent adalah pemanas. Pemanas yang di pasang untuk ayam harus cukup. Kalau ayam jumlahnya 100-300 box cukup pakai pemanas bohlam.

Jika ayam lebih dari itu disaran kan menggunakan pemanas sejenis kompor.Selama 1-10 harian, pemanas tersebut harus di nyalakan.

6. Masa Pembesaran

Pada masa ini, ayam sudah mulai di lepas di kandang umbaran / kandang liter.Ayam harus di rawat dengan baik, seperti pemberian pakan dan lain lain harus teratur.Kebersihan kandang, tempat minum, tempat pakan juga harus benar benar dijaga karena sangat rentan tersebar penyakit dari kandang yang kotor.

Akan lebih baik jika anda punya probiotik khusus untuk kandang, kita punya rekomendasi menggunakan produknya bapak Betha Sutrisno dari bumi ternak klaten yaitu sebuat racikan khusus untuk pembersihak kandang, yang bisa di pakai beerapa hari sekali dengan cara di semprot ke alas kandang.

7. Pencegahan Penyakit

Untuk pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan memberikan vaksin yang rutin pada ayam joper. Pada usia 3 hari ayam joper dapat diberikan vaksin strain F atau strain RIVS2 untuk mencegah penyakit ND (Newcastle Disease) atau penyakit tetelo / sampar, pemberiannya dengan cara diteteskan pada mata ayam. Lalu pada umur 10 hari, ayam diberikan vaksin gumboro, untuk mencegah penyakit gumboro, dengan cara diteteskan pada mulut atau air minum. Pada umur 21 hari, ayam perlu divaksin strain F atau strain RIVS2 lagi.

8. Penanganan Panen

Ayam joper bisa di panen umur 60-75 hari, tergantung perawatan dan ingin dipanen pada bobot berapa.Anda harus sudah bersiap siap mencari bakul ayam jika usia dan bobot ayam dirasa sudah mencukupi.Ingat, anda telat panen beberapa hari saja sudah bisa mempengaruhi kalkulasi, karena pakan harus anda keluarkan setiap hari.

Kedelapan point diatas merupakan dasar ternak yang harus dikuasai betul betul oleh peternak pemula sebelum memulai usaha. Bagi Anda yang ingin beternak ayam Joper kualitas unggul, kini Anda bisa mendapatkan bibitnya dengan mudah melalui Andalas Farm. Perusahaan yang melayani pembelian DOC/ bibit ayam Jawa Super atau ayam Joper meliputi karkas ayam, daging ayam hingga ayam joper siap panen dan lain-lain. Andalas Farm terletak di Dharmasraya Sumatera Barat (Pusat Pertanian Trpadu). Kami melayani pembelian di seluruh Indonesia. Silakan menghubungi via Telp/SMS/WA : 0812 9121 0902 .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!