Skip to main content
Cara Pemberian Pakan Ayam Joper

Jadwal Pemberian Pakan Ayam Joper

Untuk menghasilkan ayam joper dua bulan panen dengan bobot yang maksimal dan sesuai harapan, tentunya ada beberapa faktor yang harus di jalankan. Diantaranya adalah faktor pakan. Pakan merupakan faktor yang paling krusial dan banyak berpengaruh akan bobot panen ayam joper. Untuk mencapai bobot yang maksimal dan bisa dipanen dalam umur 60 hari atau bahkan 45 hari, maka Anda perlu menerapkan manajemen pakan yang baik. Tentu ayam joper 2 bulan panen bisa Anda capai dengan menerapkan beberapa poin dibawah ini.

Kapan Waktu untuk Memberikan Pakan ?

Sejatinya, ayam hampir sama dengan manusia dalam hal pencernaannya. Ketika ayam merasa lapar maka pakan yang diberikan akan langsung habis. Maka dari itu lebih baik jika dalam memberikan pakan pada saat ayam dalam kondisi lapar. Hal itu juga untuk menghindari mubazir nya pakan ayam yang tidak termakan atau sisa. Lalu sebaiknya berapa kali dalam sehari kita memberikan pakan ayam? Baik, hal ini kembali lagi pada Anda. Jika Anda memiliki waktu untuk memberikan pakan maka Anda bisa membuat jadwal makan ayam 4 kali dalam sehari atau 2 kali dalam sehari.

1. Pembagian Porsi Pakan 4 kali sehari. 

Contoh Pembagian Porsi Pakan Ayam Joper

WaktuPukulPorsi
Pagi07.0030%
Siang11.0030%
Sore15.0030%
Malam19.0010%
Contoh Pengaplikasian :

Jika Anda memelihara ayam joper sebanyak 100 ekor dan saat ini berusia 30 hari. Total kebutuhan pakan harian ayam joper usia 30 hari per 100 ekor adalah 4 kg. Maka pembagiannya menurut jadwal diatas adalah :

  • 1.300 gram di pagi hari
  • 1.300 gram di siang hari
  • 1.300 gram di sore hari
  • 100 gram di malam hari

Anda bisa menyesuaikan antara berapa jumlah kebutuhan pakan dan usia ayam joper dengan melihat tabel kebutuhan pakan ayam joper per hari dan melihat tabel pertumbuhan ayam joper secara berkala. 

2. Pembagian Porsi Pakan 2 kali sehari. 

Pembagian nya adalah pagi dan sore. Waktu pagi sekitar pukul setengah delapan dan sore hari nya pukul setengah lima. Untuk pembagian jumlah pakannya bisa sama antara pagi dan sore atau sedikit lebih banyak porsi nya ketika pagi hari. 

WaktuPukulPorsi
Pagi08.0050%
Sore16.0050%

Atau :

WaktuPukulPorsi
Pagi08.0070%
Sore16.0030%
Contoh Pengaplikasian :

Jika saat ini usia 100 ekor ayam joper Anda 30 hari dan kebutuhan pakannya 4 kg dalam sehari. Maka pembagiannya menurut jadwal diatas adalah :

  • 2.000 gram di pagi hari
  • 2.000 gram di sore hari

Atau :

  • 3.000 gram di pagi hari
  • 1.000 gram di sore hari

Untuk lebih jelasnya, pembagian pakan ayam joper per hari berdasarkan usia bisa Anda lihat di tabel kebutuhan pakan ayam joper per hari.Jadi keputusan mengenai berapa kali dalam sehari Anda memberikan pakan untuk ayam, kembali lagi dengan rutinitas harian Anda. Jika Anda memiliki waktu luang maka Anda bisa memilih jadwal 4 kali sehari, namun jika Anda memiliki kesibukan lain Anda bisa memilih jadwal 2 kali sehari. Yang terpenting adalah jumlah pakannya sesuai dengan kebutuhan ayam yang mana di setiap usia berbeda dan akan bertambah. Untuk lebih jelasnya mengenai berapa jumlah kebutuhan pakan ayam per hari sesuai usia, Anda bisa melihat artikel mengenai pakan ayam joper.

Jadwal pemberian pakan tersebut adalah untuk ayam yang sudah berusia diatas 3 minggu. Ketika ayam masih berusia DOC hingga 3 minggu maka pemberian pakan bisa dilakukan kapanpun. Pastikan bahwa tempat pakan ayam jangan sampai kosong. Jadi Anda harus mengecek setiap saat, jika dalam wadah pakan hampir habis segeralah isi kembali. Karena pada saat masa DOC hingga 3 minggu inilah masa emas pertumbuhan ayam joper. Jadi Anda harus telaten dan cermat ya.

Terkadang muncul pertanyaan bagaimana jika ayam joper dipelihara sampai umur diatas 2 bulan. Seperti ayam joper 3 bulan, atau bahkan ayam joper 4 bulan. Perlu kami sampaikan, bahwasanya akan lebih baik jika ayam joper dimaksimalkan dalam pemeliharannya dan dipanen dalam saat ayam joper usia 2 bulan. Memelihara sampai usia ayam joper 3 bulan atau bahkan sampai usia ayam joper 4 bulan kami rasa tidak efektif. Baik dari sisi pakan ataupun dari sisi tenaga. Lain halnya kalau Anda ingin memelihara ayam joper untuk dijadikan indukan petelor untuk menghasilkan DOC.

3. Contoh Ransum Pakan Ayam Joper

Bila kita ingin membuat ransum dengan kadar protein 14 % maka kita dapat membuat dengan komposisi tepung menir, jagung, bekatul, bungkil kelapa dengan perbandingan 50% bekatul, 20% jagung dan 10 % menir dan 20% bungkil kelapa.

4. Pakan yang Disukai Ayam Joper

Ayam joper sebenarnya menyukai pakan yang berbentuk biji-bijian karena secara naluri ia bisa mengenali jenis pakan melalui paruhnya. Maka dari itu ada jenis pakan ayam joper agar cepat besar yang berbentuk butiran. Pakan butiaran ini bisa disebut sebagai konsentrat ayam joper. Selain itu, ayam juga lebih suka dengan pakan yang sedikit basah. Artinya, pakan yang dimakan tidak kering dan juga tidak terlalu basah. Indikatornya adalah ketika pakan tersebut ketika dikepal dan diperas tidak akan mengeluarkan air. Namun pakan tersebut basah.

Untuk membuat pakan ayam joper agar cepat besar yang semi basah, maka Anda bisa memberikan sedikit air, takarannya sekitar 30% ketika mencampur pakan. Bisa juga air tersebut diganti dengan cairan EM4 peternakan yang bisa mengurangi bau kotoran ayam. Saat mencampur pakan juga bisa ditambahkan probiotik herbal agar pakan yang semi basah tersebut tidak gampang basi.

Pakan ayam joper agar cepat besar bisa didapatkan dari pemberian konsentrat ayam joper yang berkualiatas dan rasum pakan yang tersusun dari bahan pakan alternatif seperti dedak, bekatul, tepung ikan, dan pemberian vitamin secara teratur. Sedangkan untuk harga pakan ayam joper alternatif cenderung memiliki harga yang terjangkau, efisien dan mudah di dapat. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!